Upacara Pengibaran Bendera UPTD SPF SD Inpres Paccerakkang
Kedisiplinan Jadi Fokus Utama Upacara Bendera di UPTD SPF SD Inpres Paccerakkang
MAKASSAR — Suasana cerah dan penuh khidmat menyelimuti halaman UPTD SPF SD Inpres Paccerakkang pada Senin pagi (27/7/2026). Ratusan peserta didik bersama jajaran guru dan staf kependidikan berbaris rapi mengikuti kegiatan rutin upacara bendera hari Senin. Momen mingguan ini tidak hanya menjadi ajang penghormatan simbol negara, tetapi juga sarana penting untuk memupuk jiwa nasionalisme dan memperkuat pembentukan karakter siswa.
Sejak pukul 07.00 WITA, para siswa telah memadati lapangan upacara dengan seragam merah-putih yang rapi. Prosesi diawali dengan pengibaran bendera Merah Putih oleh tim petugas upacara yang menjalankan tugasnya dengan lugas, tenang, dan presisi. Keheningan dan rasa haru terasa mendalam saat lagu kebangsaan Indonesia Raya berkumandang. Suasana semakin khutsyuk ketika pembacaan Teks Pancasila, Pembukaan UUD 1945, serta Janji Pelajar dilantangkan secara tegas di hadapan barisan peserta.
Bertindak sebagai Pembina Upacara pada kesempatan kali ini, Rezkywandi, S.Pd., Gr., memberikan amanat khusus yang mengusung tema utama kedisiplinan. Beliau menekankan bahwa disiplin bukan sekadar aturan kaku yang membatasi, melainkan fondasi dasar yang harus melekat dalam diri setiap siswa sejak dini untuk meraih cita-cita.
Dalam penjelasannya, Rezkywandi membagi penerapan kedisiplinan ke dalam beberapa pilar praktis yang harus dijalankan oleh seluruh siswa UPTD SPF SD Inpres Paccerakkang:
- Disiplin Waktu: Membiasakan diri untuk hadir tepat waktu sebelum bel masuk dibunyikan, bijak membagi waktu antara belajar dan bermain, serta tidak menunda-nunda pekerjaan rumah (PR).
- Disiplin Penampilan dan Sikap: Mengenakan seragam lengkap beserta atributnya, menjaga kerapian diri, serta menunjukkan rasa hormat kepada guru dan sikap saling menghargai antarsesama teman.
- Disiplin Lingkungan: Menjaga kebersihan area kelas dan halaman sekolah dengan membuang sampah pada tempatnya sebagai bentuk tanggung jawab bersama.
"Kedisiplinan bukanlah sebuah bentuk kekangan atau beban, melainkan kunci utama untuk membuka jalan keberhasilan di masa depan. Anak-anak yang terbiasa disiplin hari ini sedang membangun karakter yang tangguh untuk menghadapi masa depan. Semuanya dimulai dari hal-hal kecil: datang tepat waktu, rapi, dan menghargai aturan," tegas Rezkywandi dalam amanatnya.
Pesan yang disampaikan dengan lugas tersebut mendapat perhatian penuh dari seluruh peserta upacara. Pihak sekolah berharap penekanan tema kedisiplinan ini tidak berhenti di lapangan upacara saja, melainkan benar-benar tercermin dalam perilaku harian siswa, baik di dalam kelas maupun di luar lingkungan sekolah.
Rangkaian kegiatan upacara yang berlangsung sekitar 45 menit ini ditutup dengan pembacaan doa bersama untuk memohon kelancaran dan keberkahan dalam menuntut ilmu. Setelah barisan dibubarkan secara tertib, para siswa kembali menuju ruang kelas masing-masing dengan membawa semangat dan energi positif untuk memulai kegiatan belajar mengajar sepekan ke depan.
SD INPRES PACCERAKKANG